Order Batik Solo Selected Items !!!

Posted in Product on September 25, 2009 by santos palanti

Batik sudah jelas adalah milik Bangsa Indonesia, ingin menambah rasa bangga dengan menggunakan produk asli indonesia : BATIK !!!!!

Kami menyediakan beragam pilihan baju batik dengan nuansa baru dan apik asli cita rasa solo, model terbaru dengan gaya terkini
IMG_9710

atau dengan model berpasangan dengan guratan manis ?
IMG_9719

asesoris tas dengan nuansa batik ?
IMG_9716

segera miliki rasa bangga memakai produk Indonesia dengan Batik Solo dengan berbagai macam pilihan
IMG_9864

Dengan harga terjangkau dan kualitas impor hasil karya anak bangsa, untuk pemesanan silahkan hubungi kami di 081340602112 atau 081910477002,
Miliki Batik dengan gaya anda !!!!

Indo Unite T-Shirt gelombang II !!!! Order Now !!! Last production !!

Posted in Product on September 24, 2009 by santos palanti

indo II
(KLIK PADA GAMBAR UNTUK MEMBACA KETERANGAN CARA PEMESANAN DIBAWAHNYA)

Terima kasih buat mereka yang telah memesan kaos Indo Unite Tahap I, karena begitu banyaknya permintaan maka kami akan memproduksi lagi untuk gelombang ke-II dan hanya 50 pcs. (bagi yang order pada tahap I tapi belum kebagian bisa memesannya kembali di gel.II ini)

Diharapkan keterangan cara pemesanan di bawah gambar dapat dibaca dengan jelas agar memudahkan kami untuk mendatanya, kami hanya akan mendata mereka yang telah mengorder dan memohon maaf sebelumnya jika menolak pemesanan karena kuota telah terpenuhi (seperti pada gel.I).

Perlu diketahui harga mengalami perubahan dari gel.I menjadi Rp 100.000,- (diluar ongkos kirim) karena perubahan vendor tanpa mengurangi kualitas kaos itu sendiri.

Berikut harga ongkos kirim untuk beberapa kota besar di Indonesia :
Ambon Rp 40.000,- / Makassar Rp 20.000,-
Balikpapan Rp 20.000,- / Malang Rp 19.000,-
Banda Aceh Rp 24.000,- / Manado Rp 27.000,-
Bandar Lampung Rp 12.000,- / Manokwari Rp 61.000,-
Banjarmasin Rp 16.000,- / Medan Rp 18.000,-
Banten Rp 14.000,- / Merauke Rp 57.000,-
Batam Rp 19.000,- / Mojokerto Rp 15.000,-
Bekasi Rp 7.000,- / Padang Rp 14.000,-
Bengkulu Rp 14.000,- / Palangkaraya Rp 20.000,-
Bukit Tinggi Rp 19.000,- / Palembang Rp 15.000,-
Denpasar Rp 13.000,- / Palu Rp 24.000,-
Dumai Rp 24.000,- / Pangkalpinang Rp 19.000,-
Jakarta Rp 5.000,- / Pekanbaru Rp 15.000,-
Jambi Rp 14.000,- / Pontianak Rp 18.000,-
Jayapura Rp 40.000,- / Samarinda Rp 23.000,-
Kendari Rp 24.000,- / Semarang Rp 11.000,-
Kupang Rp 26.000,- / Sidoarjo Rp 14.000,-
Lhokseumawe Rp 24.000,- / Solo Rp 11.000,-
Madiun Rp 16.000,- / Sorong Rp 62.000,-
Magelang Rp 11.000,- / Surabaya Rp 12.000,-

Tanjung Pinang Rp 24.000,-
Tarakan Rp 35.000,-
Tegal Rp 12.000,-
Ternate Rp 42.000,-
Timika Rp 57.000,-
Yogyakarta Rp 10.000,-

Harga ongkos kirim adalah per 3pcs, bila memesan kurang dari 3pcs akan tetap dikenakan ongkos kirim yang terdaftar. Bila memesan lebih dari 3pcs tetapi kurang dari kelipatannya yaitu 6 pcs maka dikenakan 2X ongkos kirim yang terdaftar.
Contoh :
Budi/1pcs/Jakarta (Ongkir Jkt Rp 5.000,-), maka yang ditransfer adalah Rp 105.000,-
Sinta/4pcs/Yogyakarta (ongkir Ygy Rp 10.000,-) maka yang ditransfer adalah Rp 420.000,-

Demikian semoga dapat dipahami, lamanya pengiriman tergantung dari jauh dekatnya lokasi anda, apabila ada yang kurang jelas silahkan hubungi : 022 – 922 76 012
Jaya Indonesiaku !!!

Peta Sulawesi

Posted in News on August 8, 2008 by santos palanti

salah satu syarat dalam turing setahu gw adalah mengetahui daerah tujuan dan melewati apa saja tempat tujuan kita, ini sekedar bantuan kecil untuk mereka yang ingin merambah medan sulawesi….mudah-mudahan bisa membantu…kalo tersesat hubungi aja CP(Contact Person) yang ada….simple kan…..

inilah indonesiaku….


mari kita mulai dengan mengenal pulau sulawesi….sejauh ini beberapa propinsi yang ada dipulau sulawesi adalah….
Sulawesi utara
Gorontalo
sulawesi tengah
sulawesi Barat
sulawesi tenggara dan…
Sulawesi selatan

Sulawesi utara

Ibukota : Manado
SEJARAH PROPINSI SULAWESI UTARA

Sulawesi Utara mempunyai latar belakang sejarah yang cukup panjang sebelum daerah yang berada di paling ujung utara Nusantara ini menjadi Daerah Propinsi.
Dalam sejarah pemerintahan daerah Sulawesi Utara, seperti halnya daerah lainnya di Indonesia, mengalami beberapa kali perubahan administrasi pemerintahan, seiring dengan dinamika penyelenggaraan pemerintahan bangsa.
Pada permulaan kemerdekaan Republik Indonesia, daerah ini berstatus keresidenan yang merupakan bagian dari Propinsi Sulawesi. Propinsi Sulawesi ketika itu beribukota di Makassar dengan Gubernur yaitu DR.G.S.S.J. Ratulangi.

Kemudian sejalan dengan pemekaran administrasi pemerintahan daerah-daerah di Indonesia, maka pada tahun 1960 Propinsi Sulawesi dibagi menjadi dua propinsi administratif yaitu Propinsi Sulawesi Selatan-Tenggara dan Propinsi Sulawesi Utara-Tengah melalui Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 1960.
Untuk mengatur dan menyelenggarakan kegiatan pemerintahan di Propinsi Sulawesi Utara-Tengah, maka berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor.122/M Tahun 1960 tanggal 31 Maret 1960 ditunjuklah A. Baramuli, SH sebagai Gubernur Sulutteng.

Sembilan bulan kemudian Propinsi Administratif Sulawesi Utara-Tengah ditata kembali statusnya menjadi Daerah Tingkat I Sulawesi Utara-Tengah melalui Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 47 Tahun 1960. Wilayah Propinsi Daerah Tingkat I Sulutteng meliputi; Kotapradja Manado, Kotapraja Gorontalo, dan delapan Daerah Tingkat II masing-masing; Sangihe Talaud, Gorontalo, Bolaang Mongondow, Minahasa, Buol Toli-Toli, Donggala, Daerah Tingkat II Poso, Luwuk/ Banggai. Sementara itu, DPRD Propinsi Sulawesi Utara-Tengah baru terbentuk pada tanggal 26 Desember 1961.

Dalam perkembangan selanjutnya, tercatat suatu momentum penting yang terpatri dengan tinta emas dalam lembar sejarah daerah ini yaitu dikeluarkannya Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1964 tanggal 23 September 1964 yang menetapkan status Daerah Tingkat I Sulawesi Utara sebagai daerah otonom Tingkat I dengan Ibukotanya Manado.

Momentum diundangkannya UU Nomor 13 Tahun 1964 itulah yang kemudian ditetapkan sebagai hari lahirnya Daerah Tingkat I Sulawesi Utara. Sejak itulah secara de facto wilayah Daerah Tingkat I Sulawesi Utara membentang dari utara ke selatan barat daya, dari Pulau Miangas ujung utara di Kabupaten Sangihe Talaud sampai ke Molosipat di bagian barat Kabupaten Gorontalo. Adapun daerah tingkat II yang masuk dalam wilayah Sulawesi Utara yaitu; Kotamadya Manado, Kota Madya Gorontalo, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Bolaang Mongondow, dan Kabupaten Sangihe Talaud. Gubernur Propinsi Dati I Sulawesi Utara yang pertama adalah F.J. Tumbelaka.

Dalam perjalanan panjang Propinsi Sulawesi Utara tercatat sejumlah Gubernur yang telah memimpin daerah ini yaitu:
F.J.Tumbelaka (Pj.Gubernur 1964-1965); Soenandar Prijosoedarmo (Pj.Gubernur 1965-1966); Abdullah Amu (Pj.Gubernur 1966 – 1967); H.V. Worang (1967 – 1978); Willy Lasut.G.A (1978-1979); Erman Harirustaman (Pj.Gubernur 1979-1980); G.H. Mantik (1980-1985); C.J. Rantung (1985-1990); E.E.Mangindaan (1995-2000); Drs. A.J. Sondakh (2000-2005); Ir. Lucky H. Korah, MSi (Pj. Gubernur 2005) dan Drs.S.H.Sarundajang (2005-2010).

Sementara yang pernah menduduki posisi Wakil Gubernur yaitu; Drs. Abdullah Mokoginta (1985-1991); A. Nadjamuddin (1991-1996); J. B. Wenas (Wagub Bidang Pemerintahan dan Kesra, 1997-2000); Prof. Dr. Hi. H. A. Nusi, DSPA (Wagub Bidang Ekonomi dan Pembangunan, 1998-2000 ), dan Freddy H. Sualang (2000-2005) dan terpilih kembali untuk periode 2005-2010.

Selanjutnya, seiring dengan nuansa reformasi dan otonomi daerah, maka telah dibentuk Propinsi Gorontalo sebagai pemekaran dari Propinsi Sulawesi Utara melalui Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2000. Dengan dibentuknya Propinsi Gorontalo tersebut, maka wilayah Propinsi Sulawesi Utara meliputi; Kota Manado, Kota Bitung, Kab. Minahasa, Kab. Sangihe dan Talaud dan Kab. Bolaang Mongondow. Pada Tahun 2003 Propinsi Sulawesi Utara mengalami penambahan 3 Kabupaten dan 1 Kota dengan Kabupaten Minahasa sebagai Kabupaten induk yaitu Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Tomohon serta Kabupaten Kepulauan Talaud. Kemudian tahun 2007 ketambahan lagi 4 lagi Kabupaten/Kota yakni Kab. Minahasa Tenggara, Kab. Bolmong Utara, Kab. Sitaro dan Kota Kotamobagu.

ini nih lambang sulawesi utara

artinya apa…klik disini

Kalo secara Geografis,
Propinsi Sulawesi Utara terletak di jazirah utara Pulau Sulawesi dan merupakan salah satu dari tiga propinsi di Indonesia yang terletak di sebelah utara garis khatulistiwa. Dua propinsi lainnya adalah Propinsi Sumatera Utara dan Propinsi Daerah Istimewa Aceh. Dilihat dari letak geografis Sulawesi Utara terletak pada 0.300-4.300 Lintang Utara (LU) dan 1210-1270 Bujur Timur (BT). Kedudukan jazirah membujur dari timur ke barat dengan daerah paling utara adalah Kepulauan Sangihe dan Talaud, dimana wilayah kepulauan ini berbatasan langsung dengan negara tetangga Filipina. Wilayah Propinsi Sulawesi Utara mempunyai batas-batas:
Utara : Laut Sulawesi, Samudra Pasifik dan Republik Filipina
Timur : Laut Maluku
Selatan : Teluk Tomini
Barat : Propinsi Gorontalo

untuk lebih jelasnya tentang Sulut klik disini
DiManado juga merupakan nol km untuk sulawesi jadi ada tugu Nol.KM…..
Untuk club/komunitas tiger sendiri di Sulut ada 3….yaitu :
Asosiasi Honda Tiger Sulawesi utara (AHTS)
CP. Hanny 081356356500, Santos 081340501012
Manado Tiger Club (MTC)
CP. Novi 081356401995
HTML-Manado
CP.Jero 08114300243

Selanjutnya….Gorontalo Read more »

on tiger…

Posted in Gallery on August 7, 2008 by santos palanti

ini sekedar kilas balik perjalanan rolling thunder dan turing yang diikuti..mudah2an bisa lebih mengenalkan medan di sulawesi utara….


ini diderah Minahasa Utara, tepatnya daerah tongkaina menuju suatu pelabuhan di Likupang, jalanan agak bumpy karena tidak semuanya beraspal, tetapi pemandangan sekitar sangat nyaman untuk dinikmati…
jalan yang belum merdeka…………


ini masih didaerah Manado..tepatnya di wenang menuju kairagi udah agak pinggiran kota Manado….
Read more »