So dari dulu sejak jaman baheula org manado senang kongkow2 dirumah kopi, mengapa?
Banyak kwa alasan kiapa kawanua sanang basombar dirumah kopi,dari sekedar menunggu jam kantor, baku janji deng tamang, sampe mencari inspirasi. Kalo mau diselidik nyanda ada tampa rumah kopi dimanado yang sunyi macam kuburan, biasanya dorang mulai dari pagi dibawah jam 9 sampe sore jam pulang kantor.
Ada beberapa tampa minum kopi yang cukup terkenal dimanado, diantaranya rumah kopi tikala, jalan roda pasar 45 (jarod), rmh kopi billy samrat, sampe diujung2 gang. Biasanya tiap tempat punya komunitas sasandiri.
Kalo mo liat menu, tiap rumah kopi memang beda2 tapi intinya pasti sederhana, kopi,teh sampe kukis (kue) manado.
Hanya dirumah kopi yang namanya derajat dan status sosial disama ratakan, dari tukang cuci oto, pengusaha, makelar, alat negara, PNS, karyawan, anak motor, sampe calon walikota.
20 menit dirumah kopi dipagi hari, wawasan dan info seputar manado pasti update, dari barang atau kendaraan yang dijual, isu kriminal, headline koran, peluang politik para calon walikota dan calon gubernur, masalah rumah tangga sampe international isu, semuanya dibahas dirumah kopi.
Memang tidak ada batasan umur disini, tidak ada batasan informasi tapi yg lebih penting kalo dudu dirumah kopi adalah kekeluargaan.
Mau anak siapa, punya jabatan apa, dari keturunan apa, agama apa, marga apa, semuanya adalah orang manado dan satu keluarga kalo sudah dirumah kopi.
Banyak pertanyaan kenapa disaat resesi, masalah sara dan isu bom, manado aman2 aja…?
Mungkin sampel dan indikatornya bisa diliat dirumah kopi, slogan TORANG SAMUA BASUDARA sangat nyata disini.
Mungkin kasarnya persatuan dan kekeluargaan di sulawesi utara dan manado khususnya cikal bakal dan muaranya dari rumah kopi.
Mari torang jaga budaya ini dan kota Manado yang torang sayang, kong nda mo bangga ley torang jadi orang Manado ?
budaya minum kopi di Manado
Posted in Clarity of Mind on February 16, 2010 by santos palantia nite before V-day (Red Vs Pink)
Posted in Clarity of Mind on February 14, 2010 by santos palantiNiatnya hanya pengen cari angin dan ketemu teman2 lama,tapi setelah berkeliling kota Manado,gw berinisiatif untuk mampir aja menyeruput (halah…) Secangkir kopi yang terkenal BCC. BCC Coffee with rum..that’s my favourite.
Cukup lama sendiri ketemulah dengan Mike my twin watch, hehehe…ternyata dia bareng si E teman lama gw yg anak band yg beberapa tahun lalu gw kenal dari si M (dulu bandx MDS pernah maen di Manado). I was shocking ternyata band mereka udah bubar dan kini dia maen di band baru Chaplin..karna kebetulan diManado mereka manggung di Sc**e. Maka merapatlah kita kesitu apalagi rekomendasi teman gw di Jogja Chaplin do can rock..abis !!!
“Lu liat aja bro ntar,kita maen sejam aja.” Kata si E dengan low profile,gw memang agak malas ke cafe yg banyak dang ding dung nya kecuali saat ada event, seems that gw udah gk comfort lg dengan begituan.
So, dgn dilandasi penasaran dan pengen nge-rock gw ke Sc**e bareng mike.
Habit dimanado bahwa clubbers suka ngeliat band yang “segar” alias ada singer ceweknya dan memang formasi band cafe saat ini kebanyakan 2-1 (2 cewek 1 cowok), tapi band ini cukup berani dengan formasi 3-0 (3 cowok), dalam hati gw harus ada sesuatu yg menarik nih dari Chaplin Band lebih dari sekedar bisa nge-rock,apalagi didepan clubbers kawanua.
24.00 mulailah MC bercuap-cuap dan welcoming…Chaplin Band from Jakarta !!!
Dengan gaya pasukan dari dinasti Ming yg serba merah, Chaplin Band on stage. Turn out mereka membawakan beberapa lagu yang diparodikan dan awalnya gw agak kecewa karena harapan akan rock atmosfer bakal musnah bersamaan dengan bir yg gw minum. Kombinasi lagu anak2, Manado, indonesia dan bahkan The Legend Queen mulai mereka bawakan…sesaat gw jadi ingat Tim Lo grup jenaka yg sering membawakan lagu2 hits yg diparodikan, dengan warna berbeda tentunya (pantesan nama bandnya Chaplin,no hurt feeling guys hehehe). Tapi lama kelamaan gw mulai sadar ada sesuatu yg menarik dari band ini, lagu2 yg mereka nyanyiin secara parodi bukan asal keluar aja kayak band kebanyakan yg banyak terbantu dengan sound yg okay, tapi duet plus 1 mereka menyanyi dengan teknik dan kualitas grade A. (Bingung ya kenapa duet plus 1,why? I keep it my self bro…heheheh). Dan terlebih penting dari semua, secara entertain mereka dapet banget dan menyatu dengan clubbers yg ada. Interaksi check…vocal quality check…entertain check…funny check…apalagi ada beberapa lagu indo yg dibawakan berhubungan dengan diva musik indo yg gosipnya lagi hangat setelah bercerai pipi dan mimi,heheheh….gw ngelirik kanan dan kiri…all clubbers get their satisfaction and well entertain…That’s all they need, dan mungkin inilah format2 band cafe yg segar dan baru diselingi parodi dan funny act on stage yg diperlukan saat ini…kembali ke gw, at least gw gk kecewa karena dari kilasan lagu Queen dan Linkin Park gw tau band ini do Rock hanya saja dimalam Red VS Pink mereka ingin tampil dengan format yang beda, (great performance for an hour guys and it’s not because you have my friend E in the group but it’s come from my objective opinion, heehhhe). Let’s hope di hari dan suasana yg berbeda gw bisa nikmatin rock dari Chaplin Band with full version and no interuption…xixxixi, someday guys in an event, maybe ?
Order Batik Solo Selected Items !!!
Posted in Product on September 25, 2009 by santos palantiBatik sudah jelas adalah milik Bangsa Indonesia, ingin menambah rasa bangga dengan menggunakan produk asli indonesia : BATIK !!!!!
Kami menyediakan beragam pilihan baju batik dengan nuansa baru dan apik asli cita rasa solo, model terbaru dengan gaya terkini

atau dengan model berpasangan dengan guratan manis ?

asesoris tas dengan nuansa batik ?

segera miliki rasa bangga memakai produk Indonesia dengan Batik Solo dengan berbagai macam pilihan

Dengan harga terjangkau dan kualitas impor hasil karya anak bangsa, untuk pemesanan silahkan hubungi kami di 081340602112 atau 081910477002,
Miliki Batik dengan gaya anda !!!!
Indo Unite T-Shirt gelombang II !!!! Order Now !!! Last production !!
Posted in Product on September 24, 2009 by santos palanti
(KLIK PADA GAMBAR UNTUK MEMBACA KETERANGAN CARA PEMESANAN DIBAWAHNYA)
Terima kasih buat mereka yang telah memesan kaos Indo Unite Tahap I, karena begitu banyaknya permintaan maka kami akan memproduksi lagi untuk gelombang ke-II dan hanya 50 pcs. (bagi yang order pada tahap I tapi belum kebagian bisa memesannya kembali di gel.II ini)
Diharapkan keterangan cara pemesanan di bawah gambar dapat dibaca dengan jelas agar memudahkan kami untuk mendatanya, kami hanya akan mendata mereka yang telah mengorder dan memohon maaf sebelumnya jika menolak pemesanan karena kuota telah terpenuhi (seperti pada gel.I).
Perlu diketahui harga mengalami perubahan dari gel.I menjadi Rp 100.000,- (diluar ongkos kirim) karena perubahan vendor tanpa mengurangi kualitas kaos itu sendiri.
Berikut harga ongkos kirim untuk beberapa kota besar di Indonesia :
Ambon Rp 40.000,- / Makassar Rp 20.000,-
Balikpapan Rp 20.000,- / Malang Rp 19.000,-
Banda Aceh Rp 24.000,- / Manado Rp 27.000,-
Bandar Lampung Rp 12.000,- / Manokwari Rp 61.000,-
Banjarmasin Rp 16.000,- / Medan Rp 18.000,-
Banten Rp 14.000,- / Merauke Rp 57.000,-
Batam Rp 19.000,- / Mojokerto Rp 15.000,-
Bekasi Rp 7.000,- / Padang Rp 14.000,-
Bengkulu Rp 14.000,- / Palangkaraya Rp 20.000,-
Bukit Tinggi Rp 19.000,- / Palembang Rp 15.000,-
Denpasar Rp 13.000,- / Palu Rp 24.000,-
Dumai Rp 24.000,- / Pangkalpinang Rp 19.000,-
Jakarta Rp 5.000,- / Pekanbaru Rp 15.000,-
Jambi Rp 14.000,- / Pontianak Rp 18.000,-
Jayapura Rp 40.000,- / Samarinda Rp 23.000,-
Kendari Rp 24.000,- / Semarang Rp 11.000,-
Kupang Rp 26.000,- / Sidoarjo Rp 14.000,-
Lhokseumawe Rp 24.000,- / Solo Rp 11.000,-
Madiun Rp 16.000,- / Sorong Rp 62.000,-
Magelang Rp 11.000,- / Surabaya Rp 12.000,-
Tanjung Pinang Rp 24.000,-
Tarakan Rp 35.000,-
Tegal Rp 12.000,-
Ternate Rp 42.000,-
Timika Rp 57.000,-
Yogyakarta Rp 10.000,-
Harga ongkos kirim adalah per 3pcs, bila memesan kurang dari 3pcs akan tetap dikenakan ongkos kirim yang terdaftar. Bila memesan lebih dari 3pcs tetapi kurang dari kelipatannya yaitu 6 pcs maka dikenakan 2X ongkos kirim yang terdaftar.
Contoh :
Budi/1pcs/Jakarta (Ongkir Jkt Rp 5.000,-), maka yang ditransfer adalah Rp 105.000,-
Sinta/4pcs/Yogyakarta (ongkir Ygy Rp 10.000,-) maka yang ditransfer adalah Rp 420.000,-
Demikian semoga dapat dipahami, lamanya pengiriman tergantung dari jauh dekatnya lokasi anda, apabila ada yang kurang jelas silahkan hubungi : 022 – 922 76 012
Jaya Indonesiaku !!!
Peta Sulawesi
Posted in News on August 8, 2008 by santos palantisalah satu syarat dalam turing setahu gw adalah mengetahui daerah tujuan dan melewati apa saja tempat tujuan kita, ini sekedar bantuan kecil untuk mereka yang ingin merambah medan sulawesi….mudah-mudahan bisa membantu…kalo tersesat hubungi aja CP(Contact Person) yang ada….simple kan…..

inilah indonesiaku….

mari kita mulai dengan mengenal pulau sulawesi….sejauh ini beberapa propinsi yang ada dipulau sulawesi adalah….
Sulawesi utara
Gorontalo
sulawesi tengah
sulawesi Barat
sulawesi tenggara dan…
Sulawesi selatan
Sulawesi utara

Ibukota : Manado
SEJARAH PROPINSI SULAWESI UTARA
Sulawesi Utara mempunyai latar belakang sejarah yang cukup panjang sebelum daerah yang berada di paling ujung utara Nusantara ini menjadi Daerah Propinsi.
Dalam sejarah pemerintahan daerah Sulawesi Utara, seperti halnya daerah lainnya di Indonesia, mengalami beberapa kali perubahan administrasi pemerintahan, seiring dengan dinamika penyelenggaraan pemerintahan bangsa.
Pada permulaan kemerdekaan Republik Indonesia, daerah ini berstatus keresidenan yang merupakan bagian dari Propinsi Sulawesi. Propinsi Sulawesi ketika itu beribukota di Makassar dengan Gubernur yaitu DR.G.S.S.J. Ratulangi.
Kemudian sejalan dengan pemekaran administrasi pemerintahan daerah-daerah di Indonesia, maka pada tahun 1960 Propinsi Sulawesi dibagi menjadi dua propinsi administratif yaitu Propinsi Sulawesi Selatan-Tenggara dan Propinsi Sulawesi Utara-Tengah melalui Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 1960.
Untuk mengatur dan menyelenggarakan kegiatan pemerintahan di Propinsi Sulawesi Utara-Tengah, maka berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor.122/M Tahun 1960 tanggal 31 Maret 1960 ditunjuklah A. Baramuli, SH sebagai Gubernur Sulutteng.
Sembilan bulan kemudian Propinsi Administratif Sulawesi Utara-Tengah ditata kembali statusnya menjadi Daerah Tingkat I Sulawesi Utara-Tengah melalui Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 47 Tahun 1960. Wilayah Propinsi Daerah Tingkat I Sulutteng meliputi; Kotapradja Manado, Kotapraja Gorontalo, dan delapan Daerah Tingkat II masing-masing; Sangihe Talaud, Gorontalo, Bolaang Mongondow, Minahasa, Buol Toli-Toli, Donggala, Daerah Tingkat II Poso, Luwuk/ Banggai. Sementara itu, DPRD Propinsi Sulawesi Utara-Tengah baru terbentuk pada tanggal 26 Desember 1961.
Dalam perkembangan selanjutnya, tercatat suatu momentum penting yang terpatri dengan tinta emas dalam lembar sejarah daerah ini yaitu dikeluarkannya Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1964 tanggal 23 September 1964 yang menetapkan status Daerah Tingkat I Sulawesi Utara sebagai daerah otonom Tingkat I dengan Ibukotanya Manado.
Momentum diundangkannya UU Nomor 13 Tahun 1964 itulah yang kemudian ditetapkan sebagai hari lahirnya Daerah Tingkat I Sulawesi Utara. Sejak itulah secara de facto wilayah Daerah Tingkat I Sulawesi Utara membentang dari utara ke selatan barat daya, dari Pulau Miangas ujung utara di Kabupaten Sangihe Talaud sampai ke Molosipat di bagian barat Kabupaten Gorontalo. Adapun daerah tingkat II yang masuk dalam wilayah Sulawesi Utara yaitu; Kotamadya Manado, Kota Madya Gorontalo, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Bolaang Mongondow, dan Kabupaten Sangihe Talaud. Gubernur Propinsi Dati I Sulawesi Utara yang pertama adalah F.J. Tumbelaka.
Dalam perjalanan panjang Propinsi Sulawesi Utara tercatat sejumlah Gubernur yang telah memimpin daerah ini yaitu:
F.J.Tumbelaka (Pj.Gubernur 1964-1965); Soenandar Prijosoedarmo (Pj.Gubernur 1965-1966); Abdullah Amu (Pj.Gubernur 1966 – 1967); H.V. Worang (1967 – 1978); Willy Lasut.G.A (1978-1979); Erman Harirustaman (Pj.Gubernur 1979-1980); G.H. Mantik (1980-1985); C.J. Rantung (1985-1990); E.E.Mangindaan (1995-2000); Drs. A.J. Sondakh (2000-2005); Ir. Lucky H. Korah, MSi (Pj. Gubernur 2005) dan Drs.S.H.Sarundajang (2005-2010).
Sementara yang pernah menduduki posisi Wakil Gubernur yaitu; Drs. Abdullah Mokoginta (1985-1991); A. Nadjamuddin (1991-1996); J. B. Wenas (Wagub Bidang Pemerintahan dan Kesra, 1997-2000); Prof. Dr. Hi. H. A. Nusi, DSPA (Wagub Bidang Ekonomi dan Pembangunan, 1998-2000 ), dan Freddy H. Sualang (2000-2005) dan terpilih kembali untuk periode 2005-2010.
Selanjutnya, seiring dengan nuansa reformasi dan otonomi daerah, maka telah dibentuk Propinsi Gorontalo sebagai pemekaran dari Propinsi Sulawesi Utara melalui Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2000. Dengan dibentuknya Propinsi Gorontalo tersebut, maka wilayah Propinsi Sulawesi Utara meliputi; Kota Manado, Kota Bitung, Kab. Minahasa, Kab. Sangihe dan Talaud dan Kab. Bolaang Mongondow. Pada Tahun 2003 Propinsi Sulawesi Utara mengalami penambahan 3 Kabupaten dan 1 Kota dengan Kabupaten Minahasa sebagai Kabupaten induk yaitu Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Tomohon serta Kabupaten Kepulauan Talaud. Kemudian tahun 2007 ketambahan lagi 4 lagi Kabupaten/Kota yakni Kab. Minahasa Tenggara, Kab. Bolmong Utara, Kab. Sitaro dan Kota Kotamobagu.
ini nih lambang sulawesi utara

artinya apa…klik disini
Kalo secara Geografis,
Propinsi Sulawesi Utara terletak di jazirah utara Pulau Sulawesi dan merupakan salah satu dari tiga propinsi di Indonesia yang terletak di sebelah utara garis khatulistiwa. Dua propinsi lainnya adalah Propinsi Sumatera Utara dan Propinsi Daerah Istimewa Aceh. Dilihat dari letak geografis Sulawesi Utara terletak pada 0.300-4.300 Lintang Utara (LU) dan 1210-1270 Bujur Timur (BT). Kedudukan jazirah membujur dari timur ke barat dengan daerah paling utara adalah Kepulauan Sangihe dan Talaud, dimana wilayah kepulauan ini berbatasan langsung dengan negara tetangga Filipina. Wilayah Propinsi Sulawesi Utara mempunyai batas-batas:
Utara : Laut Sulawesi, Samudra Pasifik dan Republik Filipina
Timur : Laut Maluku
Selatan : Teluk Tomini
Barat : Propinsi Gorontalo
untuk lebih jelasnya tentang Sulut klik disini
DiManado juga merupakan nol km untuk sulawesi jadi ada tugu Nol.KM…..
Untuk club/komunitas tiger sendiri di Sulut ada 3….yaitu :
Asosiasi Honda Tiger Sulawesi utara (AHTS)
CP. Hanny 081356356500
Manado Tiger Club (MTC)
CP. Novi 081356401995
Selanjutnya….Gorontalo Read more »
on tiger…
Posted in Gallery on August 7, 2008 by santos palantiini sekedar kilas balik perjalanan rolling thunder dan turing yang diikuti..mudah2an bisa lebih mengenalkan medan di sulawesi utara….

ini diderah Minahasa Utara, tepatnya daerah tongkaina menuju suatu pelabuhan di Likupang, jalanan agak bumpy karena tidak semuanya beraspal, tetapi pemandangan sekitar sangat nyaman untuk dinikmati…
jalan yang belum merdeka…………

ini masih didaerah Manado..tepatnya di wenang menuju kairagi udah agak pinggiran kota Manado….
Read more »

